Kronologis Kejadian Peristiwa Berdarah di Kampus Trisakti pada 22 dan 23 Sepetmber 2006 Pernyataan anggota HMI sebagai korban kekejaman

Posted: October 30, 2012 by siscaluvfeerz8 in Uncategorized

Pada malam itu sekitar pukul 19.00 wib di lingkungan Kampus C Trisakti terdapat dua buah acara dari 2 institusi yang berbeda. Di kantin Kampus C Trisakti terdapat acara silaturrahmi HMI se-Trisakti menjelang bulan suci Ramadhan dengan undangan dari berbagai elemen HMI baik di dalam maupun di luar Trisakti. Sementara itu di luar gedung ATGT(Akademi Teknik Grafika Trisakti) dan sekitar lingkungan gedung kampus ATGT juga terdapat acara MAKRAB 2006 ATGT dengan berbagai undangan dari beberapa alumnus ATGT serta beberapa mahasiswa STMA (Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi) Trisakti.

Sekita pukul 21.00 saya, Fajri, Ardi, Kiki, Arya, Arie, serta Hafidz tiba di kantin kampus C Trisakti guna hadir dalam acara HMI tersebut. Ketika tiba kami pun langsung masuk ke dalam kampus guna menaruh barang-barang bawaan kami di BEM STMA Trisakti. 10 menit kemudian, Roy bermaksud menyusul kami ke ruang BEM tapi realitanya ketika dia berjalan menuju ruang BEM STMA Trisakti, menurut penuturannya diteriaki oleh salah satu Alumnus yang bernama YUDI yang sedang berkumpul bersama juniornya di lobby gedung ATGT dengan meneriakkan HMI ANJING -dan ucapan kotor lainya yang tidak layak diucapkan oleh seorang kaum intelektual (ucapan di edit)-, tetapi tidak dihiraukan oleh Roy. Ketika tiba di ruang BEM STMA, Roy bercerita kejadian itu ke saya dan kawan-kawan HMI yang ada di ruang BEM tersebut. Karena sudah cukup lelah dengan penghinaan tersebut akhirnya kami memberanikan diri untuk menegur YUDI, apakah ada masalah dengan HMI.

Ketika menegur YUDI, YUDI melontarkna kalimat ”HMI HARAM DI KAMPUS C TRISAKTI” ”YANG ADA ADALAH PALU DAN ARIT”. Terjadilah cekcok mulut antara kami dan gerombolan mereka, untungnya tidak terjadi perkelahian. Ketika kami mendatangi gerombolan ATGT, disana terdapat 3 orang mahasisawa STNA Trisakti yang notabenenya adalah aktifis-aktifis kiri yang bernamaMITHUN, BODAT, Serta BERSON.Sekitar pukul 22.00 YUDI ATGTyang menghina instusi HMI tersebut pergi dengan tergesa-gesa keluar dari kampus dengan menggunakan mobil ISUZU PANTHER B 2502 XV. Bersamaan dengan perginya YUSI ATGT, sekitar 50 orang gerombolan ATGT langsung menyerbu HMI yang sedang ada acara Silaturrahmi Ramadhan di kantin Kampus C Trisakti dengan menggunakan beberapa senjata tajam berupa pisau, batu, balok, kayu, serta botol minuman ringan. Ketika insiden ini terjadi terdapat tiga korban dari HMI STMA yang bernama Miftah dengan memar di mata sebelah kiri dengan pelaku yang bernama CIBE dan dia juga menggunakan senjata tajam berupa pisau yang digunakan sebagai senjata. Korban selanjutnya bernama Akhamd Wahyudi dengan luka dalam di bagian kepala belakang bagian kiri dengan pelaku bernama ALMO dan dia menggunakan bangku panjang yang ada di kantin sebagai senjata. Dan yang terakhir korban bernama Achmad Fadjriansyah dengan luka sobek dan memar di paha bagian kiri akibat dihajar juga dengan menggunakan bangku panjang yang ada di kantin kampus C Trisakti. Setelah berlangsung cukup lama, bentrokkan pun selesai sekitar pukul 22.30 seiring dengan tibanya pasukan Polsek Pulogadung.Sekitar pukul 02.00 dini hari tanggal 23 September 2006 bentrokan kedua pun tak terhindarkan. Hal ini disebabkan ketika HMI STMA ingin kembali ke kampus tepatnya menuju ruang BEM STMA Trisakti tiba-tiba langsung diserang gerombolan ATGT plus masyarakat setempat yang telah diprovokasi dimana mereka menggunakan batu, botol minuman ringan, kayu balok, samurai atau banyak senjata tajam, serta bom molotov. Ketika insiden terjadi, terdapat dua orang korban dari HMI, dan 1 (satu) orang korban dari ATGT. Korban di HMI yaitu Madi Mahasiswa STMT Trisakti dengan luka kepala bocor di sebelah kiri dan Aulia, Mahasiswa FH – UI dengan luka satu sayatan panjang di tangan kiri, 3 (tiga) garis sayatan panjang di punggung, bibir sebelah kanan pecah, serta wajah memar di sebelah kanan dimana pelaku dua orang korban ini adalah dari gerombolan mahasiswa ATGT. Sedangkan korban dari ATGT dengan luka pergelangan tangan yang nyaris putus adalah mahasiswa dari STMT yang juga notabenenya adalah aktifis kiri dimana pelaku korban tersebut adalah masyarakat setempat yang salah sasaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s